Kamis, 25 Januari 2024

RAID (redundant array of independent disks)

 15 Kesimpulan tentang Raid




1.RAID bekerja dengan menempatkan data pada beberapa disk dan

memungkinkan operasi input / output (I/O) untuk tumpang tindih


2.Striping yaitu semua disk disisipkan dan

ditangani secara berurutan. Disk mirroring dan disk stripping dapat digabungkan

pada susunan RAID. 


3.RAID ada 6 yaitu RAID-0, RAID-1,

RAID-2, RAID-3, RAID-4, dan RAID-5.


4.RAID-1 : Dikenal sebagai disk mirroring, konfigurasi ini terdiri dari

setidaknya dua drive yang menduplikasi penyimpanan data. 


5.RAID-10 : RAID 10 biasa juga disebut dengan RAID 1+0 atau RAID

1&0, RAID-10 membutuhkan minimal 4 buah hardisk


6.RAID-6 : Jika pada RAID 5 toleransi kerusakan disk hanya satu, pada

RAID-6 memiliki 2 disk. Dengan penambahan ekstra Parity block


7.RAID-5 : Level striping dengan paritas. Informasi paritas di setiap

drive, memungkinkan array berfungsi bahkan jika satu drive rusak.


8.RAID-10

adalah kombinasi antara RAID-0 (data striping) dan RAID-1

(mirroring).


9.Mirroring dan striping digunakan bersama-sama dalam

RAID-01 dan RAID-10.


10.Disk mirroring dan disk stripping dapat digabungkan

pada susunan RAID


11.Arsitektur array memungkinkan operasi baca dan tulis untuk

menjangkau beberapa drive.


12.ketahanan dan biaya adalah salah satu manfaat utama dari RAID.

Dengan memasang banyak hard drive


13.RAID dapat meningkatkan kinerja harddrive tunggal, dapat meningkatkan kecepatan dan keandalan komputer setelah

crash.


14.wadah harddisk external atau yang biasa

disebut dengan external RAID enclosures


15.external RAID enclosures yang digunakan untuk menambahkan

beberapa harddisk external dari satu wadah ke dalam PC sehingga PC

mendapatkan kapasistas penyimpanan tambahan dari harddisk yang terpasang

pada external RAID enclosures

15 Kesimpulan Analisis SWOT

1.Analisis SWOT adalah suatu metode atau kerangka kerja yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor internal (kekuatan dan...